• Jln. Pasir Kandang No. 4 Padang

  • Telp / Fax(0752) 625737

  • Email fisipol@umsb.ac.id

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMSB memanfaatkankan limbah plastik menjadi kerajinan tangan

[HUMAS-UMSB]. Padang. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) mengaplikasikan mata kuliah ilmu alamiah dasar (IAD) dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan tema “memanfaatkankan limbah plastik menjadi kerajinan tangan” bersama Komunitas Anak Dayung dan warga pantai Pasia Sabalah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Melalui mata kuliah ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik telah melakukan sosialisasi kebermanfaatan limbah plastik serta memberikan wawasan mengenai pemanfaatan limbah plastik oleh Ibu Rantih Fadhlya Adry, M.Si (Dosen Ilmu Politik) kepada masyarakat pada tanggal 14 Desember 2019 yang diikuti oleh komunitas anak dayung, ibu-ibu PKK dan warga setempat.

Lanjutan dari kegiatan adalah Mahasiswa bersama Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik    UMSB yang handal dalam menyulap limbah plastik menjadi bahan bernilai jual, yaitu Ibu Rantih Fadhlya Adry, M.Si memberikan pelatihan pembuatan kerajinan limbah plastik yang bernilai jual.

Menurut Ibu Rantih Fadhlya Adry menyampaikan, “pelatihan awal ini menjadi langkah awal bagi desa dalam menghasilkan produk unggulan desa yang berasal dari limbah plastik, perlu adanya suatu manajemen sampah plastik mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga hingga skala besar, meliputi sebuah kawasan kota yang dikelola oleh pemerintah kota atau daerah setempat, maka inilah pemanfaatan limbah plastik.” Ujarnya.

Diantara kebanyakan sampah, sampah plastik merupakan sampah yang paling meresahkan. Pasalnya bahan ini kerap digunakan masyarakat namun sangat sulit membusuk. Sehingga cukup mencemari lingkungan sekitar terkadang bisa menyebabkan banjir.

“Selain bisa menjaga lingkungan, mahasiswa UMSB dan Masyarakat Pasia Sabalah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang bisa menfaatkan sampah plastik ini sebagai ladang bisnis, contohnya membuat pot bunga, bunga kertas, dan tempat pena, setelah itu bisa mereka jual kemahasiswa dan pasar-pasar sekitarnya dengan harga murah.” Pungkas Rantih. (Padang 14/12/2019)